This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

11 Jan 2015

#savemaster

Mari kita bantu wujudkan mimpi teman kita untuk mengenyam pendidikan yang layak. Kita akan lakukan media social campaign di semua aku media sosial yang kalian punya. (Twitter, facebook, path, instagram dll) Hanya katakan apa yang ingin kalian sampaikan agar Sekolah Master bisa dibebaskan dari penggusuran selamanya. Kemudia beri hastag #savemaster dan publish! Lakukan sebanyak banyaknya teman teman. 

Setidaknya, mereka sedang berusaha untuk menciptakan “kelayakan” bagi masyarakat luas, suatu saat nanti." - Fauzan Budi Prasetya, mahasiswa FKM UI. 

Bagaimana sinar mentari menerobos atmosfer bumi setelah badai, awan hitam, dan cuaca menghalangi? Bagaimana sebuah pribadi yang muncul pada anak2 sekolah master setelah problematika kehidupan menghampiri?
Penasaran?

Sinar Mentari yang Tertutup Awan Mendung

http://m.kompasiana.com/post/read/715759/1/sinar-mentari-yang-tertutup-awan-mendung-di-balik-tes-minat-bakat.html/


dan jangan lupa tanggal 13 januari 2015 akan diadakan auduensi bersama pemkot depok, ikuti terus update perkembangan #savemaster di :


@savemasterid

ask.fm/savemasterID

kompasiana.com/savemaster

Bantu sebarkan kembali dan lakukan media social campaign mu!
Forum OSIS Nusantara

4 Jan 2015

Bagaimana dengan UNAS?

yang mau UN 3 bulan lagi, harap di baca baik baik :
Sabtu, 03 Januari 2015 , 07:35:00
Kelulusan Siswa Full dari Ujian Sekolah
Pemerintah Tetap Gelar Ujian Nasional
JAKARTA - Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)
telah menuntaskan penyusunan standar operasional
prosedur (SOP) Ujian Nasional (Unas) 2015. Hanya saja
SOP itu belum dipublikasi, karena harus dikonsultasikan
dulu ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)
Anies Baswedan. Ada banyak perubahan regulasi mencolok
dalam SOP itu.
Anggota BSNP Teuku Ramli Zakaria menjelaskan, meski
lembaganya berstatus independen, tetap harus melaporkan
SOP Unas 2015 ke Mendikbud. Alasannya, SOP itu nantinya
berfungsi sebagai penjabaran dari Peraturan Mendikbud
terkait Unas 2015.
"Jadi tidak mungkin kita publikasikan dulu sebelum
Permendikbud Unas 2015 diterbitkan," jelas dia di Jakarta
kemarin.
Ramli menuturkan, BSNP akan bertemu dengan Mendikbud
pekan depan. Diharapkan dalam pertemuan itu, bisa
diputuskan SOP final, sehingga bisa segera disosialisasikan
ke masyarakat.
Meski tetap menampung masukan dari Mendikbud, Ramli
optimistis SOP yang sudah 100 persen itu tidak akan
mengalami banyak revisi lagi.
Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta itu
menjelaskan, ada sejumlah perubahan penting dalam SOP
Unas 2015. Di antaranya terkait dengan kelulusan siswa
peserta ujian. Ramli menuturkan, kelulusan siswa full
berdasar hasil ujian akhir sekolah.
"Semua mata pelajaran, termasuk yang di-unas-kan nanti
diujikan dalam ujian akhir sekolah," katanya.
Meski kelulusan siswa full menggunakan penilaian ujian
akhir sekolah, Ramli mengatakan unas (ujian secara
nasional) tetap diselenggarakan. Ketika unas sudah tidak
lagi menjadi penentu kelulusan, Ramli berharap siswa
mengerjakannya dengan sungguh-sungguh.
Para guru hingga kepala sekolah, diharapkan juga tidak
memutar otak untuk mencurangi unas.
Dengan demikian fungsi unas untuk pemetaan kualitas
pendidikan, benar-benar bisa objektif. Pemetaan itu terkait
dengan kemampuan siswa, sekolah, pemda, hingga
pemerintah pusat.
"Setelah unas tidak lagi menentukan kelulusan, kita
berharap pelaksanaannya kondusif," jelas dia. Ramli
berharap tidak ada lagi praktik kecurangan dalam
penyelenggaraan unas.
Meski sudah ada kejelasan skema kelulusan siswa, Ramli
belum bisa membeber urusan scoring-nya. Menurut Ramli,
urusan scoring Unas 2015 kemungkinan akan ditetapkan
bersama antara BSNP dengan Mendikbud Anies Baswedan.
Sementara itu, terkait dengan perubahan nama dari unas
menjadi evaluasi nasional (enas), Ramli mengatakan
hampir pasti dibatalkan. Padahal perubahan dari unas
menjadi enas itu, sudah masuk dalam pembahasan rapat-
rapat internal BSNP.
Dalam beberapa kesempatan, Ramli mendengar bahwa
Mendikbud Anies Baswedan tetap ingin mempertahankan
penamaan unas itu. Meski begitu, substansi unas sudah
tidak sama dengan unas-unas sebelumnya. Di mana unas
sebelumnya, berfungsi sebagai penentu kelulusan siswa.
Kepala SMAN 76 Jakarta Retno Listyarti mendukung
kebijakan Mendikbud Anies Baswedan menjadikan unas
sebagai parameter pemetaan kualitas pendidikan. Sebab
fungsi itu sesuai dengan UU 20/2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional (Sisdiknas).
"Saya mengusulkan namanya bisa diganti menjadi ujian
negara," tutur perempuan yang juga sekjen Federasi
Serikat Guru Indonesia (FSGI) itu.
Retno menjabarkan dalam Pasal 58 UU Sisdiknas
dinyatakan bahwa, penilaian peserta didik menjadi
kewenangan pendidik (guru) dan satuan pendidikan
(sekolah).
Tugas pemerintah, dalam hal ini Kemendikbud, adalah
meningkatkan kualitas guru dan sekolah. Dengan demikian
kualitas siswa secara langsung juga ikut terkatrol. (wan/
end)
Sumber : http://www.jpnn.com/read/2015/01/03/279128/
Kelulusan-Siswa-Full-dari-Ujian-Sekolah

Lomba Foto

Hai fellows!
Kamu duduk di kelas X,XI,XII SMA/MA/sederajat?
Belum kece kalo ga ikutan lomba fotografi ini!
Yes, Clubban UI ngadain lomba fotografi dengan tema "HIDUPKAN MIMPIMU!"

daripada inspirasimu dan kisahmu di balik foto ga terdengar atau daripada sekedar upload di sosmed, MENDING BANGET IKUTAN!!!

No registration fee alias GRATIS! cukup kirimin fotonya aja. caranya:
1. kirim foto, max 1,5mb
2. tulis judul dan deskripsi foto, max 100 kata
3. tulis biodata diri
(nama, alamat, nama sekolah, no hp)
4. send ke fotografi.urban@gmail.com

GAMPANG BANGET KAN , MAKANYA BURUAN!!!
Periode pengiriman 1-15 januari 2015

Bagi 5 orang pemenang akan mendapatkan uang tunai, marchandise, voucher, dan sertifikat.

@URBAN_UI
Cp: Kinan 085747795323

Lomba Foto

Hai fellows!
Kamu duduk di kelas X,XI,XII SMA/MA/sederajat?
Belum kece kalo ga ikutan lomba fotografi ini!
Yes, Clubban UI ngadain lomba fotografi dengan tema "HIDUPKAN MIMPIMU!"

daripada inspirasimu dan kisahmu di balik foto ga terdengar atau daripada sekedar upload di sosmed, MENDING BANGET IKUTAN!!!

No registration fee alias GRATIS! cukup kirimin fotonya aja. caranya:
1. kirim foto, max 1,5mb
2. tulis judul dan deskripsi foto, max 100 kata
3. tulis biodata diri
(nama, alamat, nama sekolah, no hp)
4. send ke fotografi.urban@gmail.com

GAMPANG BANGET KAN , MAKANYA BURUAN!!!
Periode pengiriman 1-15 januari 2015

Bagi 5 orang pemenang akan mendapatkan uang tunai, marchandise, voucher, dan sertifikat.

@URBAN_UI
Cp: Kinan 085747795323

Info singkat

Maaf mengganggu
[INFO PENTING BERMANFAAT]
Bagi teman-tem an yang mau
mengadakan kegiatian bakti sosial,
bisa mengajukan proposal ke
UNILEVER untuk mendapatkan
barang-barang secara GRATIS,
antara lain sunlight, lifebuoy,
handsoap, comfort pengharum
pakaian, lipton ice tea, dll.


Produk-produk tersebut merupakan
barang-barang ekspor, tapi karena
sudah mendekati expired
(walaupun masih 3 bulanan lebih),
tapi karena pengirimannya lama
jadi tidak mungkin dijual.


Saat ini barang-barang menumpuk
di gudang di Tambun, Bekasi.
Karena gudang harus segera
dikosongkan untuk menyimpan barang produksi berikutnya, maka barang-barang tersebut boleh diminta untuk kegiatan bakti sosial
(TIDAK UNTUK DIJUAL KEMBALI).
=====

Sumber Info : Teknologi Pangan Unpas '14
===


Proposal ditunggu hingga besok ke email: 


Happy-astri.indah@unilever.com 
Paling lambat barang diambil di
gudang hari Sabtu tanggal 28 Maret
2015.

Setelah itu barang akan
DIHANCURKAN.


Informasi ini valid dan bukan hoax.
Mohon bantuannya
menyebarluaskan informasi ini.
Sungguh sayang kalau barang-
barang tersebut dihancurkan,
lebih baik disalurkan kepada yang
membutuhkan.

Sekolah MASTER (MASih TERancam)

Apa yang bisa kita lakukan? Teman kita perlu pendidikan

Tanggal 15 Januari proses eksekusi Master. Main lah ke Master pada tanggal itu. Ajak teman2 sebanyak banyak nya."
- Budi Septian (Ketua OSIS SMA Master)

SEKOLAH MASTER: MASih TERancam

Masih ingat Sekolah Master?

Ya! Tahun 2013 lalu, masyarakat berhasil menolak penggusuran sekolah gratis untuk anak jalanan ini melalui gerakan #SaveMaster

Namun, bagaimana kabar anak-anak itu sekarang?
Apakah @Nur_Mahmudi menepati janjinya untuk tidak menggusur Sekolah Master? 

Simak beberapa artikel berikut : 
"Kami tidak menolak aturan negara. Kami akan ikut. Silahkan saja kalau memang pemerintah mau pindahkan master. Toh, pendidikan juga tanggung jawab negara. Tapi tanah wakaf disini ya biar saja, tidak usah diambil. Biar jadi milik kami, biar kami kelola untuk menghidupi sekolah dan pesantren gratis," kata Pak Rohim, kepala sekolah Master. 
bit.ly/akuinginsekolah1


"...semoga jalanan akan ramah baginya..."
bit.ly/akuinginsekolah2

"Ini Pemkot Depok pengennya biar dilihat dari luar oh, sejahtera semua rakyatnya, udah ga ada lagi gelandangan. Tapi ga bisa gitu dong caranya. Ini jelas-jelas masih banyak anak-anak yang membutuhkan uluran tangan. Justru seharusnya memelihara anak terlantar ini adalah tanggung jawab negara."
bit.ly/akuinginsekolah3

2 Nov 2014

Ammar Siap Ikuti ISLC UI 2014


          Muhammad Ammar Hidayahtulloh menjadi salah satu perwakilan daerah Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung dalam mengikuti kegiatan Indonesia Student Leadership Camp yang diselenggarakan Universitas Indonesia yang dilaksanakan tanggal 8 November – 14 November 2014. Ammar siap mengikuti kegiatan ISLC 2014 ini dengan semua persiapan yang telah dipersiapkannya jauh hari. “Bisa lolos menjadi peserta ISLC 2014 ini menjadi sebuah kebanggaan bagi diri sendiri, keluarga maupun daerah, terutama lagi terpilih karena dapat menyandang predikat 100 Ketua OSIS terbaik se-Indonesia.”
             ISLC ini menjadi program yang digagas oleh Institute Leadership Development (iLead) yang tahun ini adalah jilid ketiga. ISLC ini menjadi wadah bagi 100 Ketua OSIS SMA/sederajat terpilih se-Indonesia untuk mengikuti pelatihan dan bimbingan terkait kepemimpinan. Kegiatan ini dilakukan terkait dengan kemajuan generasi muda bangsa yang memiliki kemampuan lebih dalam bidang kepemimpinan.
          “Menjadi sesorang yang memiliki jiwa pemimpin yang besar dan mampu menjadi sosok panutan bagi banyak orang yang dipimpinnya adalah impian saya. Sebenarnya saya sendiri tidak tahu darimana jiwa pemimpin itu timbul di diri saya. Seiring berjalannya waktu, saya mengikuti banyak organisasi dan hal itu menjadi langkah awal bermulanya saya tertarik dengan bidang kepemimpinan.”
            Tahun 2014 ini, tema yang diusung dalam kegiatan ISLC 2014 adalah "Pendidikan untuk Bangsaku". ISLC 2014 berkomitmen untuk memberikan inspirasi serta pelatihan kepada peserta mengenai urgensi pendidikan sebagai salah satu faktor penting untuk membangun bangsa. 
           “Sejauh yang saya tahu, peserta yang terpilih akan dipertemukan langsung dan mendengar banyak kisah inspiratif dari beberapa tokoh nasional. Selain  itu, para peserta juga diberi kesempatan untuk mengunjungi lembaga-lembaga Negara dalam kegiatan institutional visit.”
      Dari kegiatan ISLC ini, diharapkan akan melahirkan pemimpin muda yang berkualitas, cerdas, berwawasan global dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam sebuah gerakan bersama yang sinergis. Hal tersebut akan dikonkretkan melalui kepengurusan di Forum OSIS Nusantara pasca ISLC 2014.
          “Saya harapkan kegiatan ini bisa memotivasi banyak pelajar di Indonesia untuk membangun bangsa. Semangat pemuda, semangat bangsa Indonesia.


14 Sep 2014

Legenda Pulau Kapal

Karya : MUHAMMAD AMMAR HIDAYAHTULLOH Cerita Legenda ini dikembangkan dari karya Bule Sahib Dahulu kala, sebelum peradaban Islam masuk dan berkembang di Belitung. Telah hidup seorang wanita janda yang malang dengan anaknya yang mempunyai impian yang besar untuk memperbaiki kehidupan mereka. Anaknya yang memiliki impian yang begitu besar bernama Kantan. Mereka hidup bersama di sebuah kelekak yang saat ini diberi nama Cerucuk. Ibu Kantan berjuang menghidupi keluarga sendirian dengan mencari ikan, cumi atau hasil laut lainnya dan juga berburu di hutan sekitar tempat tinggalnya. Hari demi hari mereka lalui dengan penuh derita, tidak ada lagi yang dapat mereka lakukan selain bertahan hidup. Ibu Kantan hidup dengan amat sulit, tapi dia tidak pernah berhenti berjuang untuk menjadikan anaknya lebih dewasa. Ibu Kantan selalu berdoa dan meminta kepada dewata yang ia percayai agar diberikan kemudahan dan kebahagiaan dalam hidupnya walaupun harus sengsara. Kantan adalah anak yang baik yang dikenal orang selalu membantu ibu jandanya itu. Mengangkat kayu bakar, mencari ikan dan berburu binatang adalah kesehariannya. Perangainya yang baik itu membuatnya dikenal orang. Kini hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun, Kantan semakin besar dan kini dia sudah mencapai puncak kedewasaannya. Tapi dia masih saja membantu ibu jandanya itu. “Ibu, biarkan Aku saja yang mencari ikan, Ibu tinggal saja di rumah untuk mengerjakan yang lain. Istirahat saja kalau tidak, Ibu kan cukup letih hari ini.” Ujar Kantan “Ya sudah, Kamu ini memang anak yang baik dan tidak pernah menyusahkan Ibumu ini.” Jawab Ibu Kantan “Ibu, Aku pergi dulu ya.” Pamit Kantan “Ya Nak, hati-hati menuju jalan ke sungainya” Ujar Ibu Kantan Pergilah Kantan ke Sungai Cerucuk, dia mengeluarkan peralatan untuk mencari ikannya, hanya dengan tombak. Alat yang biasa digunakan oleh masyarakat Belitung dalam menangkap ikan. Tak lama kemudian, Kantan terkesima ketika melihat ada seorang saudagar kaya yang datang ke tempatnya dengan kapal besar beserta awak-awaknya. Terlintas dipikirannya untuk mengubah nasibnya menjadi lebih baik. Dia menanamkan niatnya untuk dapat menjadi seorang perantau agar bisa menjadi saudagar kaya. Kantan pun selesai mencari ikan, dia pulang ke rumahnya yang jaraknya tidak terlalu jauh dari sungai tempat dia mencari ikan. Dia membawa alat menangkap ikannya di pundak kirinya dan ikan hasil tangkapannya yang dipegang tangan kanannya. Dari jauh dia sudah berteriak memanggil Ibunya. “Ibu, Aku pulang membawa ikan. Ibu masak ya, Aku Lapar!” Pinta Kantan kepada Ibunya dengan girang dari kejauhan “Tidak biasanya Kamu senang seperti ini meminta Ibu memasakkan ikannya, ada apa Kantan? Mungkin Kamu baru saja melihat wanita cantik ya di sungai?” Canda Ibu Kantan sambil menghampiri Kantan “Tidak Bu, Aku hanya senang saja hari ini, sudah ya Bu Aku masuk dulu ke dalam sebentar!” Kata Kantan sambil memberikan ikan kepada Ibunya dan meletakkan peralatannya. “Ya baiklah, nanti Ibu panggil kalau seandainya sudah selesai Ibu memasak.” Kata Ibu Kantan Selama Kantan berdiam diri dalam rumah sambil membersihkan badannya yang bau dan kotor, dia berfikir bagaimana cara menjadi saudagar seperti saudagar kaya yang dia lihat di Sungai Cerucuk tadi. Dia bertekad keras agar impian dia untuk mengubah nasibnya bisa terwujud. “Bagaimana Aku ini, pokoknya Aku harus bisa membuat nasib Aku menjadi lebih baik, Aku tidak mau hidup susah terus!” Kata Kantan di benak hatinya Selesai Kantan membersihkan badannya itu, dia berganti pakaian yang lain, walaupun sama saja semua pakaiannya sudah tidak layak lagi dipakai. Kantan berfikir untuk menyampaikan niatnya untuk menjadi seorang perantau kepada ibu jandanya. Tak lama ketika Kantan melamun, Ibu Kantan berteriak memanggilnya. “Nak... Ikannya sudah masak, ini Ibu masak ikan yang paling enak untuk Kamu Nak!” Teriak Ibu Kantan “I... iya Ibu, sebentar lagi Aku keluar!” Jawab Kantan dengan lantang yang baru tersadar dari lamunannya Kantan bergegas keluar dan dia pun menghampiri Ibunya, selama dia keluar dia masih saja memikirkan bagaimana cara menyampaikan niatnya untuk menjadi perantau kepada Ibunya. Karena dia tahu, bahwa Ibunya akan sulit membiarkannya pergi. Ibu Kantan akan menjadi seorang janda yang hidup berjuang sebatang kara tanpa ada yang menemaninya. Lagipula Ibu Kantan pernah bercerita pada Kantan, ia tidak ingin kehilangan orang yang dia sayangi setelah kejadian suami yang meninggalkannya dengan Kantan merantau tidak tahu kemana dan tak kunjung pulang. Ibu Kantan mengajak Kantan duduk di tempat duduk yang ada di depan rumah papannya. Dia juga menghidangkan makanan Kantan dan menyiapkan air minumnya. Rasa sayang dia kepada anaknya begitu besar, karena Kantan juga adalah anak yang baik. “Ini Nak, makanan Kamu! Di makan ikannya yang banyak, nanti kalau masih lapar nambah saja lagi makannya!” Ujar Ibunya “Ya Ibu, kalau itu Aku bisa sendiri” Jawab Kantan Kantan pun dengan lahap makan ikan yang dibuat Ibunya. Selesai makan dia ingin menyampaikan niatnya untuk menjadi perantau. Tapi, hal itu tidak tega ia lakukan, lagipula dia belum tahu bagaimana caranya dia bisa merantau. Akhirnya dia mengurungkan niatnya untuk menyampaikan impiannya itu. Banyak kabar dari penduduk setempat bahwa ternyata saudagar kaya yang datang bersama awak kapalnya itu, tidak hanya berlabuh sesaat, tetapi dia singgah selama satu bulan untuk mencari orang yang ulet dan tekun dalam bekerja agar dapat membantunya di kapal pesiarnya. Mendengar kabar itu, tanpa sepengetahuan ibunya, Kantan pergi meninggalkan rumah untuk beberapa hari menuju kediaman saudagar kaya itu, dia bertanya mengenai kabar yang beredar itu. Ternyata benar, saudagar kaya itu sedang mencari orang yang dapat membantunya. Kantan pun dengan percaya diri mengajukan dirinya untuk bisa membantu saudagar kaya itu. Tidak semudah itu Kantan bisa diterima menjadi orang yang diminta saudagar itu. Dia diuji terlebih dahulu mengenai keuletan dan ketekunannya dengan memberikan mengerjakan tugas yang diberikan dari saudagar itu mulai dari yang biasa saja sampai yang berat. Sudah sekitar lima hari Kantan meninggalkan rumah hingga akhirnya perjuangannya tidak sia-sia. Saudagar kaya itu memutuskan bahwa Kantan adalah orang yang tepat untuk membantunya. Di rumah sendirian, Ibu Kantan merasa cemas mengenai keadaan Kantan yang pergi tidak berpamit dan memberi kabar. Ibu Kantan hanya berdiam diri di rumahnya. Begitulah perasaan Ibu Kantan baru saja ditinggal beberapa hari oleh Kantan anaknya. Bagaimana bila ditinggal bertahun tahun. Kemudian tak lama pada sore harinya, Kantan kembali ke rumah, Ibunya merasa bahagia karena anaknya sudah pulang. “Ibu.. Aku pulang, maaf sekali Aku tidak berpamit pergi kepada Ibu. Tapi, Aku pergi untuk bisa merubah nasib kita yang selalu menjadi orang sengsara.” Ujar Kantan “Apa maksud Kamu ini Kantan, memangnya ada apa?” Tanya Ibu Kantan resah “Jadi gini Bu, kemarin Aku pergi ke rumah singgahnya saudagar kaya, ada kabar bahwa dia sedang mencari orang yang dapat membantunya selama dia berlayar.” Jawab Kantan “Lalu, apa maksudnya? Ibu masih tidak mengerti!” Tanya Ibu Kantan lagi “Aku ini mengajukan untuk menjadi pembantunya agar Aku bisa merantau dan melihat dunia luar. Aku ingin menjadi orang kaya juga seperti saudagar itu. Ibu mengertikan maksudku?” Tanya balik Kantan “A.. apa??? Kamu mau merantau? Tidak, Aku tidak akan rela membiarkanmu pergi meninggalkan Aku hidup sendiri. Siapa yang akan menjaga Ibu, membantu Ibu?” Tolak Ibu Kantan yang tidak setuju anaknya pergi “Tapi Ibu, Aku tidak mau hidupku susah terus seperti ini. Aku sudah membulatkan tekadku untuk mencapai impianku, ini kesempatan Ibu, tidak akan datang dua kali!” Bujuk Kantan namun dengan nada yang tinggi Ibu Kantan tertegun sejenak mendengar keinginan anaknya untuk bisa menjadi orang kaya. Tetes air mata jatuh dari mata yang bahagia itu kini menjadi penuh derita dan sesak. Ibu Kantan terduduk dan menangis tersedu lalu dia berpasrah diri. “Ya sudahlah Tan, kalau itu kemauanmu pergi saja. Tapi Aku berpesan jadilah orang yang baik, jangan melupakan Ibumu ini, lalu jika Kamu sudah sukses pulanglah kesini.” Pinta Ibu Kantan “Ya Ibu, Aku pasti tidak akan melupakan Ibu, Aku sayang dengan Ibu!” Sahut Kantan sambil memeluk Ibunya Esok harinya Kantan pergi menuju rumah singgah perantau kaya itu bersama Ibunya. Kemudian mereka berangkat menuju pelabuhan yang ada di muara Sungai Cerucuk. Sesampai disana, saudagar kaya bersama dengan awak kapalnya dan juga Kantan menaiki kapal yang begitu megah itu. Tapi, sebelumnya dia menyalami tangan Ibunya yang sudah tua itu. Lambaian tangan Kantan untuk ibunya membuat Ibu Kantan semakin sedih. Kini kehidupan Ibu Kantan jauh berbeda, dulu ada seorang laki-laki muda yang membantunya dalam mencari makan baik itu menangkap ikan maupun berburu binatang. Tapi sekarang tidak ada lagi yang membantunya. Dia hidup malang sendirian ditinggal oleh anak tunggal kesayangannya. Begitu berbeda sekali dengan Kantan yang hidup di sebuah kapal pesiar. Dia makan dengan enak tidak perlu bersusah payah, tidur cukup, penghasilan yang besar, sehingga tidak memberatkan dia. Bahkan dia semakin lama semakin arogan dan tidak lagi seperti Kantan yang dulu. Ketika saudagar kaya itu singgah di tempat lain, Kantan memutuskan untuk mencari pendamping hidupnya. Akhirnya dia mendapatkan seorang wanita yang cantik jelita hati dan parasnya. Lalu mereka pun menikah dan Kantan meminta agar dia bisa hidup sendiri saja bersama istri nya dan tidak lagi ikut dalam perantauan saudagar kaya yang membawanya kepada kegemilangan. Kantan yang kini sudah menjadi saudagar yang mahsyur dan kaya raya sudah memiliki kapal sendiri beserta lima sekoci yang berisi barang-barang yang mewah dan berharga serta juga berisi hewan peliharaan dan hewan untuk dikonsumsinya. Tidak hanya itu dia juga sudah punya awak kapal yang membantunya dalam berlayar. Hari demi hari, bulan demi bulan bahkan sudah bertahun tahun Kantan tidak pulang, membuat Ibunya sangat khawatir dengan keadaannya. Sampai datang disuatu hari dia meminta kepada dewata agar bisa memulangkan Kantan ke tanah kelahirannya untuk bertemu dengan Ibunya yang semakin tua. Hari itu pun datang, banyak penduduk sekitar kampung tempat Kantan dan Ibunya tinggal menyebarkan berita bahwa ada Kantan sang saudagar kaya yang hendak berlabuh di muara Sungai Cerucuk. Mendengar berita itu Ibu Kantan segera menyiapkan untuk kedatangan anak laki-laki kesayangannya itu. Ia menyediakan makanan kesukaannya yaitu lutung panggang dalam jumlah yang sangat banyak. Lalu dengan membawa makanan yang banyak itulah Ibu Kantan bergegas menuju ke muara Sungai Cerucuk, tempat kapal Kantan berlabuh. Setibanya di pinggir sungai, Ibu Kantan melihat kapal anaknya telah siap merapat. Para awak kapalnya mulai melemparkan sauh dan mengikatkan tali ke besi di daratan. Melihat anaknya yang berdiri gagah di atas kapal anaknya itu, Ibu Kantan langsung menuju ke atas kapal untuk menyambut anaknya. Kantan sudah sangat berubah sekali, lebih tegap, badannya kekar dan parasnya lebih menawan yang memikat setiap wanita. Tapi apa yang terjadi? “Kantan, anakku yang begitu hebat sekarang, Ibu sangat rindu padamu Nak? Apa Kamu merindukan Ibu juga?” Kata Ibu Kantan “Apa? Ibu? Siapa Anda ini sebenarnya? Berani sekali mengaku Ibuku! Ibuku sudah mati. Apa mungkin Kau mengaku Ibuku karena Aku sudah kaya sekarang?” Hardik Kantan kepada Ibunya. Ibu Kantan sangat sedih dan tersakiti hatinya, ia pun menangis tersedu-sedu. Tak lama kemudian datanglah istri Kantan, yang begitu cantik jelita. Perangainya yang baik, tidaklah daya ketika Kantan bertolak belakang dengan masa lalunya. “Tapi, coba Kau perhatikan wajah, mata dan kasih sayangnya Tuanku! Mungkin saja Ibu ini memang benar ibu kandungmu?” Bujuk Istri Kantan “Kamu ini, sudah menjadi istriku ya harus patuh dan tunduk kepadaku, bukan menasihatiku! Masuk ke dalam!” Teriak Kantan Mendengar perkelahian itu Ibu Kantan semakin tersakiti lagi dan ia pun berpasrah diri dengan semua yang terjadi. Mungkin saja itu sebagai kehilafan Kantan kepada ibunya. Ibunya pun turun dari kapal dan berjalan kembali menuju daratan.Tapi sembari berjalan turun dari kapal, Ibu Kantan meminta ampunan pada dewata dan meminta agar dewata memberikan kutukan yang setimpal pada anak durhaka itu. Tak lama kemudian setelah Ibu Kantan turun dan sampai di daratan. Seketika hujan turun dengan deras dan angin ribut bertiup kencang serta halilintar dan gemuruh yang menggelegar. Kapal Kantan pun semakin lama semakin tidak stabil, lalu badai kencang mengempaskan Kapal Kantan beserta lima sekocinya, dan semakin lama Kapalnya semakin tenggelam bersama dengan Kantan, istrinya, awak kapalnya dan juga semua barang bawaannya. “Ibu... Ibu... Tolong Aku, ampuni anakmu ini Ibu!” Teriak Kantan yang sayup sayup terdengar ketakutan Kini, menurut legenda tersebut, bangkai kapal Kantan inilah yang menjadi cikal bakal Pulau Kapal. Pulau kecil yang terletak persis di tengah aliran muara Sungai Cerucuk. Konon, jika mata kita dalam keadaan kotor, kita bisa melihat itik, angsa, ayam dan binatang peliharaan Kantan berkeliaran di Pulau Kapal. Kemudian sering sekali terdengar teriakan yang memilukan “Ibu... Ibu... Tolong Aku, ampuni anakmu ini Ibu!”. Beberapa sumber menyebutkan bahwa hanya orang-orang khusus sajalah yang bisa sampai ke batu berbentuk seperti kapal yang ada di Pulau itu. Sebab disekeliling batu tersebut arusnya berputar-putar hingga sering menyebabkan kecelakaan bagi perahu atau kapal yang mencoba mendekat. Begitu pula dengan kuburan Ibu Kantan yang sampai saat ini masih ada, berupa songgokan tanah atau pansuk yang terletak di Aik Bujang dalam keadaan yang tak terpelihara. Kuburan ini sering didatangi oleh orang yang sesat untuk mendapatkan sesuatu dengan cara yang mudah. ***

11 Feb 2012

LIRIK LAGU MISTLETOE

8 Feb 2012

TUGAS TIK 6


Ini Adalah Tugas TIK 6 saya yang harus saya selesaikan !!